Pemkot Kotamobagu Matangkan Sistem Informasi Demografi

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Wakili Wali Kota, Asisten ll Bidang Ekonomi dan pembangunan sekretariat daerah pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, Adnan Masinae membuka Focus Group Discussion (FGD) studi kelayakan sistem informasi demografi yang bertempat di Aula Kantor Bapelitbangda Kota Kotamobagu, Kamis (11/12/2025).

Dalam sambutannya, Adnan Masinae menekankan pentingnya penyusunan data demografi yang tepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar kebijakan pemerintah.

“kegiatan Hari ini adalah pemaparan tindak lanjut, pengisian Formulir atau hal – hal dasar yang mendesak yang akan dimasukkan dalam kegiatan, baik kebijakannya, arah kebijakannya, atau program kerjanya. Ini penting karena pusat datanya semuanya ada disini, sebab kita salah saja mengarahkan disini maka kita akan melempem karena ini arah kebijakan, salah arah kebijakan ditetapkan apapun yang kita isi didalamnya akan salah,” ucap Adnan.

Ia juga menyoroti persoalan ketidakakuratan data yang kerap menjadi perdebatan, termasuk dalam pembahasan APBD bersama DPRD, khususnya terkait program Anak Asuh.

“Persoalan data demografi menjadi salah satu problem besar. Misalnya program Anak Asuh, kita tidak tahu secara pasti siapa yang berhak, siapa yang menjadi bapak asuh, dan berapa jumlah anggarannya. Selama ini kita lebih banyak hanya menyampaikan angka-angka berdasarkan data yang tidak kredibel dan tidak valid,” lanjutnya.

Adnan menyebut bahwa perbedaan data dari tahun ke tahun semakin memperlihatkan perlunya sistem yang lebih solid.

“Datanya simpang-siur. Tahun 2023 sekitar lima ribu, 2024 tiga ribu, 2025 enam ribu. Updating berkembang, tapi kita tidak mengikuti perkembangan itu. Jika ada sistem seperti ini, kita tidak lagi kesulitan mencari data,” ungkapnya.

Melalui FGD ini, ia berharap seluruh peserta dapat memberikan kontribusi nyata untuk penyusunan sistem informasi demografi yang lebih terarah dan dapat menjadi basis keputusan pembangunan daerah.

“Kehadiran bapak dan ibu dalam kegiatan ini sangat kami harapkan memberikan arah yang lebih baik. Dengan memiliki database yang kuat, tim penyusun kegiatan dapat bekerja lebih tepat sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan,” tutupnya.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Proyek PJUTS Kotamobagu, Istri RM Ungkap Kronologi hingga Permintaan Rp3,5 Miliar
Wakili Kajari, Kasi Datun Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme Generasi Muda
Polres Kotamobagu Hadir untuk Masa Depan Generasi Muda, Kapolres Pimpin Program Polisi Peduli Pendidikan di SMA Negeri 2
Peresmian Gedung Gereja GMIBM Dayanan Goagoman Jadi Momentum Memperkuat Toleransi di Kotamobagu
Perkuat Kedekatan dengan Warga, Kapolres Kotamobagu Gelar Jumat Keliling Perdana di Poyuyanan
Imigrasi Kotamobagu Deportasi WNA Asal Malaysia, Tegaskan Pengawasan Orang Asing di Bolaang Mongondow Raya
KANNI Dukung Kapolres Kotamobagu, Perkuat Kolaborasi Polri dan Masyarakat
Kejari Kotamobagu Ikuti Supervisi dan Eksaminasi Umum Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Kasus Proyek PJUTS Kotamobagu, Istri RM Ungkap Kronologi hingga Permintaan Rp3,5 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Wakili Kajari, Kasi Datun Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme Generasi Muda

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:22 WITA

Polres Kotamobagu Hadir untuk Masa Depan Generasi Muda, Kapolres Pimpin Program Polisi Peduli Pendidikan di SMA Negeri 2

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Peresmian Gedung Gereja GMIBM Dayanan Goagoman Jadi Momentum Memperkuat Toleransi di Kotamobagu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:44 WITA

Perkuat Kedekatan dengan Warga, Kapolres Kotamobagu Gelar Jumat Keliling Perdana di Poyuyanan

Berita Terbaru