BMRTIMES.COM, MANADO — Gebrakan baru bakal mewarnai dunia pendidikan tinggi dan penegakan hukum di Sulawesi Utara. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) resmi menjajaki kerja sama strategis untuk mengawinkan teori akademis dengan pengalaman praktis di lapangan.
Pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat di ruang kerja Kajati Sulut pada Jumat (9/10/2026) ini mempertemukan Plt. Kepala Kejati Sulut, Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, dengan Plt. Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
Jaksa Masuk Kampus, Ruang Kelas Makin ‘Hidup’
Salah satu terobosan menarik dalam penjajakan ini adalah rencana menghadirkan para Pejabat Utama (PJU) Kejati Sulut langsung ke dalam ruang kuliah Unsrat sebagai dosen tamu maupun narasumber.
Langkah ini siap membawa angin segar bagi para mahasiswa. Studi hukum tak lagi sekadar membedah buku tebal dan teori, tetapi juga menyelami langsung dinamika penegakan hukum, bedah kasus nyata, hingga tantangan penegakan hukum terkini di lapangan.
Pendampingan Hukum dan Penguatan Tata Kelola
Tidak hanya memperkaya kurikulum, sinergi ini juga membidik penguatan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Kejati Sulut siap memberikan pendampingan hukum guna mendukung tata kelola kelembagaan di Unsrat agar semakin tertib, transparan, dan akuntabel.
Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulut, Zein Yusri Mungaran, S.H., M.H., serta jajaran wakil rektor Unsrat.
Kolaborasi ini menjadi pijakan awal yang solid untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas sekaligus mempererat hubungan antara akademisi dan praktisi hukum di Bumi Nyiur Melambai.***







