Terkait Kelangkaan Gas LPG, Ini Tanggapan Pemkot Kotamobagu

Jumat, 27 September 2024 - 17:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMRTIMES.COM, KOTAMOBAGU – Kelangkaan Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg Kembali terjadi di wilayah Kotamobag. Hal ini ditanggapi Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemerintah Kotamobagu, Adnan Masinae, memberikan penjelasan mengenai fenomena ini. Ia menegaskan bahwa kelangkaan tersebut tidak disebabkan oleh kurangnya pasokan, melainkan akibat tindakan oknum pangkalan yang tidak bertanggung jawab serta penggunaan LPG oleh pihak yang tidak sesuai dengan sasaran.

“Sebenarnya, stok Gas LPG di Kotamobagu mencukupi, tetapi ada oknum pangkalan nakal yang menyebabkan stok yang ada menjadi kosong,” jelas Adnan dalam konferensi pers, Jumat 27 September 2024.

Adnan menambahkan bahwa pemerintah saat ini tengah berupaya melacak oknum-oknum yang terlibat dan meminta kerja sama masyarakat untuk melaporkan pangkalan yang diduga melakukan pelanggaran. “Kami berharap masyarakat mau memberikan informasi. Jika ada pangkalan yang nakal, segera laporkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan LPG 3 Kg, yang diperuntukkan khusus bagi kalangan miskin. “Tabung 3 Kg ini ada sasarannya, jangan sampai digunakan oleh orang-orang yang tidak berhak. Jika ada 3.000 orang miskin di Kotamobagu, yang disiapkan adalah 5.000 tabung. Seharusnya itu cukup. Penyebab kelangkaan ini adalah dua hal utama: oknum pengedar yang tidak bertanggung jawab dan penggunaan yang tidak tepat sasaran,” imbuhnya.

Adnan juga meminta agar pangkalan LPG di Kotamobagu memprioritaskan penduduk setempat dalam distribusi tabung 3 Kg. Ia mengimbau masyarakat kelas menengah ke atas untuk beralih ke tabung LPG yang lebih besar.

Lebih lanjut, Adnan memperingatkan bahwa pangkalan yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi tegas, termasuk pencabutan izin usaha. “Jika ada laporan dan setelah diberikan peringatan mereka masih melanggar, izin mereka akan dicabut. Tindakan ini penting agar tidak meresahkan masyarakat dan mengganggu roda ekonomi di Kotamobagu,” tegasnya. (*)

Facebook Comments Box

Editor : Sandy Bawoel

Berita Terkait

Wakili Kajari, Kasi Datun Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme Generasi Muda
Polres Kotamobagu Hadir untuk Masa Depan Generasi Muda, Kapolres Pimpin Program Polisi Peduli Pendidikan di SMA Negeri 2
Peresmian Gedung Gereja GMIBM Dayanan Goagoman Jadi Momentum Memperkuat Toleransi di Kotamobagu
Perkuat Kedekatan dengan Warga, Kapolres Kotamobagu Gelar Jumat Keliling Perdana di Poyuyanan
Imigrasi Kotamobagu Deportasi WNA Asal Malaysia, Tegaskan Pengawasan Orang Asing di Bolaang Mongondow Raya
KANNI Dukung Kapolres Kotamobagu, Perkuat Kolaborasi Polri dan Masyarakat
Kejari Kotamobagu Ikuti Supervisi dan Eksaminasi Umum Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus
Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS Kotamobagu, Plt Kajati Sulut Tekankan Pengabdian Nyata
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Wakili Kajari, Kasi Datun Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme Generasi Muda

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:22 WITA

Polres Kotamobagu Hadir untuk Masa Depan Generasi Muda, Kapolres Pimpin Program Polisi Peduli Pendidikan di SMA Negeri 2

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Peresmian Gedung Gereja GMIBM Dayanan Goagoman Jadi Momentum Memperkuat Toleransi di Kotamobagu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:44 WITA

Perkuat Kedekatan dengan Warga, Kapolres Kotamobagu Gelar Jumat Keliling Perdana di Poyuyanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Imigrasi Kotamobagu Deportasi WNA Asal Malaysia, Tegaskan Pengawasan Orang Asing di Bolaang Mongondow Raya

Berita Terbaru