Merasa Diancam Dibunuh di Rumah Sendiri, Nela Laporkan AA dan NA ke Polres Boltim, KANNI Sulut Siap Kawal

Senin, 15 Juni 2026 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMRTIMES.COM, BOLTIM – Nela Sari Modeong warga Desa Buyat Dua, Kecamatan Kotabunan Selatan, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) resmi melaporkan dua wanita yakni AA alias Arimbi dan NA alias Neneng warga yang sama ke Polres Boltim dengan dugaan tindak pidana pengancaman, Senin 15 Juni 2026.

Dalam keterangannya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Boltim, Nela menceritakan, aksi dua wanita tadi terjadi pada, Senin, 18 Mei 2026 saat Nela berada di rumah.

Sekitar pukul 11.00 Wita, kedua wanita tadi, tiba-tiba memaksa masuk ke dalam rumah Nela dan mengamuk. Saat berhasil masuk ke dalam rumah, kedua pelaku hang sudah tersulut emosi berusaha menyerang Nela.

Bahkan, saat Nela lari menyelamatkan diri ke dalam kamar, satu di antara dua pelaku mengambil toples kue yang terletak di atas meja dan melemparkannya ke arah Nela.

Tak sampai di situ, dalam keterangannya di hadapan polisi, Nela mengaku para pelaku bahkan mengancam akan membunuh dirinya serta kakaknya serta akan mrmbakar rumah milik Nela.

Kejadian tersebut kemudian viral setelah beredar rekaman video aksi dua waniya tadi rumah Nela. Bahkan, dalam video yang beredar, seorang anggota polisi yang berada di lokasi kejadian berusaha melerai keributan itu.

Pihaknya berharap, Aparat Penegak Hukum (APH) dapat memproses laporannya. “Kami berharap laporan ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Sulawesi Utara, Chandra E. Damopolii, menegaskan pihaknya akan mengawal kasus ini sampai ke meja hijau. “Apalagi, dugaan tindak pidananya sangat jelas, bukan hanya masuk di halaman, tapi masuk ke dalam rumah milik orang lain, dan mengancam akan membunuh kakak beradik pemilik rumah serta akan membakar rumah tersebut. Duagaan saya, jika tidak ada anggota polisi di rumah tersebut saat kejadian, mala ancaman tersebut bisa saja sudah dilalukan kedua pelaku. Itu jika saya menonton hasil visual yang beredar. Untuk itu, saya minta kepada Kapolres Boltim agar dapat menyeriusi kasus ini,” tegas Chandra.***

Facebook Comments Box

Editor : Sandy Bawoel

Berita Terkait

Alamri Matiala Apresiasi Respons Cepat Pemadam Kebakaran Kotamobagu dalam Membantu Penanganan Kebakaran di Modayag
HUT ke-18 Boltim, DPRD Beri Penghargaan kepada Hendra Tangel atas Dedikasi Bangun Sinergi Eksekutif-Legislatif
Reses di Desa Bulawan Satu, Rahman Salehe Tampung Aspirasi Hingga Curhatan Warga
Rekrutmen Tambang Disorot DPRD Boltim, Warga Lokal Terancam Tersisih?
OPPO – ARGO Percayakan Salsabila Manoppo Jabat Sangadi Desa Atoga Induk
Pjs Sangadi Dilantik, Risvian Mariay Siap Wujudkan Tobongon Maju untuk Boltim Bangkit
Dilepas Gubernur YSK, Kegiatan Mudik Gratis Dihadiri Bupati Oskar Manoppo
SK Bupati Oskar Manoppo Hardiman Pasambuna Jabat Asisten III, Husen Sawi Sekertaris DPRD
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WITA

Alamri Matiala Apresiasi Respons Cepat Pemadam Kebakaran Kotamobagu dalam Membantu Penanganan Kebakaran di Modayag

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WITA

HUT ke-18 Boltim, DPRD Beri Penghargaan kepada Hendra Tangel atas Dedikasi Bangun Sinergi Eksekutif-Legislatif

Rabu, 1 April 2026 - 19:11 WITA

Reses di Desa Bulawan Satu, Rahman Salehe Tampung Aspirasi Hingga Curhatan Warga

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:42 WITA

Rekrutmen Tambang Disorot DPRD Boltim, Warga Lokal Terancam Tersisih?

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:13 WITA

OPPO – ARGO Percayakan Salsabila Manoppo Jabat Sangadi Desa Atoga Induk

Berita Terbaru