Respons Cepat JRBM Bantu Tangani Luapan Sungai di Desa Bakan

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMRTIMES.COM, BOLMONG — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Lolayan pada Sabtu (20/12/2025) menyebabkan luapan aliran Sungai Lolotut, Tagin, Tapagale, dan Osion di Desa Bakan. Peristiwa tersebut berdampak pada belasan rumah warga yang berada di sekitar bantaran sungai.

Menanggapi kondisi tersebut, PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) bergerak cepat dengan menurunkan tim tanggap lapangan sejak Minggu pagi hingga malam hari.

Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bakan dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, tim JRBM yang terdiri dari Emergency Response Team (ERT), perwakilan sejumlah departemen, serta mitra kerja, bersama tim Satpol PP Bolmong melakukan pembersihan jalan dan lingkungan dari sisa lumpur serta material yang terbawa arus dan sempat menghambat aktivitas warga.

Tidak hanya itu, JRBM juga mengerahkan dua unit alat berat, masing-masing satu unit ekskavator 20 ton dan satu unit ekskavator 8 ton, untuk melakukan normalisasi aliran Sungai Tagin, Lolotut, Tapagale, dan Osion. Proses normalisasi ini masih terus berlangsung hingga saat ini guna memastikan aliran sungai kembali lancar dan meminimalkan potensi luapan susulan.

Pemerintah Kabupaten Bolmong, satu unit mobil pemadam kebakaran turut dikerahkan untuk membersihkan sisa-sisa material lumpur yang menutupi jalan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Bolmong, Zulfadhli Binol, yang ikut turun langsung ke lokasi, mengatakan bahwa pembersihan telah dilakukan baik di ruas jalan maupun di rumah warga, dan kondisi aktivitas masyarakat mulai kembali normal.

“Sejak malam kami sudah turun melakukan pembersihan di beberapa titik. Saat ini kondisi mulai pulih dan aktivitas warga berangsur normal,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Lolayan, IPTU Johan Atang, menyampaikan bahwa peristiwa banjir tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi. “Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa ataupun kerugian materi. Saat ini kondisi Desa Bakan sudah kondusif dan situasi aman,” katanya.

Terkait jembatan Sungai Lolotut yang tergerus air dan berpotensi roboh, tim teknis JRBM telah melakukan observasi langsung serta penghitungan kebutuhan perkuatan. Hasil koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bolmong menyepakati bahwa dalam beberapa hari ke depan akan dimulai pekerjaan perkuatan jembatan agar tetap aman dilalui masyarakat.

Kegiatan tanggap darurat tersebut dipimpin langsung oleh Manajer CSR JRBM, Muh. Rudi Rumengan. Ia mengatakan bahwa setelah banjir terjadi, prioritas utama yang dilakukan bersama pemerintah dan masyarakat adalah pembersihan material banjir, dilanjutkan dengan normalisasi sungai yang secara berkala memang dilakukan perusahaan di sejumlah aliran sungai yang melintas di Desa Bakan menuju Sungai Ongkag.

“Selain itu, kami juga menurunkan tim teknis untuk perbaikan jembatan Lolotut yang hampir jatuh akibat tergerus air, serta melakukan pengerukan dan perkuatan kolam penampung sedimen di hulu Sungai Bolaang,” jelas Rudi.

General Manager External and Security JRBM, Andreas Saragih, menegaskan bahwa respons cepat yang dilakukan perusahaan merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab JRBM terhadap keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Penanganan banjir ini tidak hanya fokus pada pembersihan dan normalisasi sungai, tetapi juga memastikan aspek keamanan dan keselamatan warga tetap terjaga. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar upaya pemulihan berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Andreas.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolaang Mongondow, Aldy Pudul, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengecekan lapangan yang dilakukan oleh tim gabungan DLH dan BPBD, ditemukan adanya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di bagian hulu Sungai Lolotut.

Menurutnya, aktivitas tersebut diduga kuat menyebabkan terjadinya penumpukan material sedimen yang menutup alur sungai, sehingga mengurangi daya tampung air. “Kami sudah turun dan mengecek langsung bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah, ternyata ada aktivitas PETI di sana. Itulah yang jadi penyebab. Harus segera dihentikan agar tidak membuat dampak yang semakin parah,” kata Aldy.

Ia menambahkan, berdasarkan pemetaan teknis yang dilakukan oleh pemerintah daerah, wilayah operasional PT J Resources Bolaang Mongondow berada jauh dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Lolotut dan tidak beririsan langsung dengan area hulu sungai yang mengalami sedimentasi. Pemerintah daerah akan menindaklanjuti temuan aktivitas PETI tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.***

Facebook Comments Box

Editor : Sandy Bawoel

Berita Terkait

Mahasiswa Menyaksikan Tambang Bakan yang Membanggakan
Rapat Paripurna Tingkat I APBD Tahun Anggaran 2026 Sukses Digelar
Banggar DPRD Bolmong dan TAPD Gelar Rapat Lanjutan KUA-PPAS 2026
Peringati Hari Pahlawan 10 November 2025, WG-RVM Ziarah Serta Tabur Bunga di TMP Mongkonai
Cabjari Dumoga Resmikan Mushola Al-Qahhar, Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Iman di Lingkungan Kejaksaan
Duduk Bersama, Ini Yang Dibahas Dalam Rapat Kerja Komisi III DPRD Bolmong dan Tiga OPD
Tonny Tumbelaka Bantu Ratusan Dus Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Bolmong
Komisi IV DPRD Sulut Apresiasi Implementasi AMDAL PT JRBM
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:30 WITA

Respons Cepat JRBM Bantu Tangani Luapan Sungai di Desa Bakan

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:37 WITA

Mahasiswa Menyaksikan Tambang Bakan yang Membanggakan

Selasa, 25 November 2025 - 16:38 WITA

Rapat Paripurna Tingkat I APBD Tahun Anggaran 2026 Sukses Digelar

Senin, 17 November 2025 - 16:33 WITA

Banggar DPRD Bolmong dan TAPD Gelar Rapat Lanjutan KUA-PPAS 2026

Senin, 10 November 2025 - 14:20 WITA

Peringati Hari Pahlawan 10 November 2025, WG-RVM Ziarah Serta Tabur Bunga di TMP Mongkonai

Berita Terbaru

BOLMONG

Respons Cepat JRBM Bantu Tangani Luapan Sungai di Desa Bakan

Rabu, 24 Des 2025 - 16:30 WITA