Waspada! Penipu Catut Nama Kasi Intel Kejari Kotamobagu, Modus Baru Kian Canggih

Kamis, 6 November 2025 - 15:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMRTIMES.COM, Kotamobagu — Masyarakat kembali diingatkan untuk berhati-hati terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Aparat Penegak Hukum (APH). Kali ini, modus licik tersebut mencatut nama Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, Yulian Charles Rotinsulu, S.H.

Kasus ini terungkap setelah beredar pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai Kasi Intel Kejari Kotamobagu. Pesan itu dikirim kepada sejumlah pihak, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di wilayah setempat.

Salah satu ASN mengaku kaget ketika tiba-tiba menerima pesan dari nomor tak dikenal.

“Tiba-tiba ada chat masuk di WA saya. Dia mengatasnamakan Kasi Intel,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

“Saya langsung curiga ini penipuan, jadi tidak saya tanggapi dan nomor itu langsung saya blokir,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Yulian Charles Rotinsulu menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan komunikasi pribadi melalui aplikasi pesan, terutama untuk urusan kedinasan atau permintaan yang bersifat pribadi maupun finansial.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya atau merespons pesan dari oknum yang mengatasnamakan pihak Kejaksaan,” tegasnya.

“Jika menerima pesan mencurigakan, sebaiknya segera datang langsung ke Kantor Kejaksaan Negeri Kotamobagu untuk klarifikasi.” tambahnya.

Lebih lanjut, Rotinsulu menegaskan bahwa Kejaksaan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti menyalahgunakan nama institusi maupun pejabat Kejari Kotamobagu untuk kepentingan pribadi.

Kejaksaan juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah tertipu oleh modus serupa yang kini semakin beragam, baik melalui pesan singkat, media sosial, maupun panggilan telepon.

“Waspada dan bijaklah dalam menerima informasi. Jangan biarkan para penipu memanfaatkan nama lembaga penegak hukum untuk merugikan masyarakat,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Editor : Sandy Bawoel

Berita Terkait

Buntut Dugaan Malpraktik RSIA Kasih Fatimah, Aktivis Berharap Penyelidikan Jangan Terburu-Buru
PT Estadana Ventura Laporkan Debitur Nakal, Kasus Berlanjut ke Kejaksaan
Kejaksaan Negeri Kotamobagu Gelar Pelantikan Pejabat Struktural Baru
Oknum Pelaku Akun WhatsApp Palsu Kasat Pol PP Terungkap, Diminta Segera Menghadap
Semangat Kepahlawanan Menggelora di Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Prima Poluakan Jadi Irup Hari Pahlawan
Cabjari Dumoga Selamatkan Uang Negara Rp193 Juta dari Kasus Dugaan Korupsi APBDes Mogoyungung 1
DPO Kejati Papua Barat Ditangkap di Sulawesi Utara, Operasi Gabungan Kejati dan Kejari Kotamobagu Sukses Amankan Buronan
Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Sehat, Pimpinan beserta Jajaran Cabjari Dumoga Gelar Kerja Bakti
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 20:45 WITA

Buntut Dugaan Malpraktik RSIA Kasih Fatimah, Aktivis Berharap Penyelidikan Jangan Terburu-Buru

Jumat, 21 November 2025 - 15:09 WITA

PT Estadana Ventura Laporkan Debitur Nakal, Kasus Berlanjut ke Kejaksaan

Selasa, 18 November 2025 - 14:50 WITA

Kejaksaan Negeri Kotamobagu Gelar Pelantikan Pejabat Struktural Baru

Senin, 17 November 2025 - 12:53 WITA

Oknum Pelaku Akun WhatsApp Palsu Kasat Pol PP Terungkap, Diminta Segera Menghadap

Senin, 10 November 2025 - 16:19 WITA

Semangat Kepahlawanan Menggelora di Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Prima Poluakan Jadi Irup Hari Pahlawan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

PT Estadana Ventura Laporkan Debitur Nakal, Kasus Berlanjut ke Kejaksaan

Jumat, 21 Nov 2025 - 15:09 WITA

HUKUM & KRIMINAL

Kejaksaan Negeri Kotamobagu Gelar Pelantikan Pejabat Struktural Baru

Selasa, 18 Nov 2025 - 14:50 WITA