Hampir 200 Tokoh dan Perantau Berkumpul, Agam-Bukittinggi Gagas Wadah Persatuan Berskala Nasional hingga Internasional

Minggu, 1 November 2026 - 12:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERAN BANTEN – Semangat mempererat persaudaraan, memperkuat kohesi sosial, serta menyatukan potensi masyarakat Agam dan Bukittinggi di perantauan menjadi agenda utama Pertemuan Tokoh dan Perantau Agam-Bukittinggi Nasional yang digelar Minggu (01/11/2026) di Ruang Blandongan Lantai 4, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Banten.

Pertemuan yang diinisiasi oleh Panitia Pertemuan Tokoh dan Perantau Agam-Bukittinggi Nasional ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi lintas elemen masyarakat. Tujuannya untuk membangun komunikasi, menyelaraskan gagasan, dan merumuskan pembentukan wadah bersama yang diharapkan mampu menghimpun kekuatan serta kontribusi masyarakat Agam-Bukittinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Antusiasme pertemuan tercermin dari jumlah peserta yang hadir hampir 200 orang dari berbagai daerah. Kehadiran para tokoh, perwakilan komunitas, dan masyarakat perantau dari beragam wilayah menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan besarnya perhatian terhadap upaya menyatukan potensi masyarakat Agam-Bukittinggi dalam sebuah wadah bersama yang berorientasi jangka panjang.

Tokoh Adat hingga Pejabat Hadir

Salah satu tokoh yang hadir adalah Dr. H. Ferry Taslim, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo. Ia merupakan Penghulu Adat Minangkabau atau Niniak Mamak dari Suku Melayu, Jorong Padang Cantiang, Kanagarian Kapau, Kabupaten Agam. Ferry Taslim juga mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Kehadiran Dt. Toembidjo merepresentasikan keterikatan kultural seorang perantau dengan nagari asalnya. Dalam tradisi Minangkabau, Niniak Mamak memiliki kedudukan penting dalam menjaga tatanan adat, memelihara hubungan kekerabatan, serta memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup dan diwariskan lintas generasi.

Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah tokoh pemerintahan, politik, adat, dan masyarakat. Di antaranya Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah; anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat H. Nofrizon, S.Sos., M.M.; tokoh nasional Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si.; Direktur Utama PT Bank Nagari Gusti Candra; serta tokoh adat Maninjau, Dt. Mangkuto.

Dari unsur pemerintah daerah, Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M., Dt. Marajo diwakili Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Jakarta, Aschari Cahyaditama. Sementara Wali Kota Bukittinggi H. Muhammad Ramlan Nurmatias, S.H., Dt. Nan Basa diwakili Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, S.T.P.

Selaku tuan rumah, Pemerintah Kota Tangerang Selatan turut hadir melalui Wakil Wali Kota H. Pilar Saga Ichsan, S.T., M.Ars. Hadir pula mantan Wakil Wali Kota Bukittinggi periode 2021-2025, H. Marfendi, Dt. Basa Balimo.

Gagas Wadah Nasional-Internasional

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah gagasan pembentukan organisasi atau wadah bersama pada tingkat nasional hingga internasional. Kehadiran wadah tersebut diharapkan dapat menjadi simpul koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antartokoh serta komunitas perantau, sekaligus memperkuat hubungan strategis dengan pemerintah daerah dan masyarakat di kampung halaman.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan luasnya jejaring sosial dan kelembagaan yang terbangun di antara masyarakat Agam-Bukittinggi. Pertemuan ini tidak hanya mempertemukan figur-figur dengan latar belakang dan tanggung jawab berbeda, tetapi juga membuka ruang dialog untuk mengonsolidasikan potensi intelektual, sosial, ekonomi, budaya, dan sumber daya perantau.

Bagi masyarakat Minangkabau, ikatan dengan ranah bukan semata-mata hubungan geografis, melainkan juga keterikatan sejarah, adat, identitas, dan tanggung jawab sosial. Semangat tersebut menjadi landasan untuk memastikan bahwa keberhasilan anak nagari di perantauan dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan kampung halaman.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan komitmen bersama untuk menjadikan persaudaraan Agam-Bukittinggi sebagai kekuatan sosial yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperluas kontribusi masyarakat perantauan bagi daerah, bangsa, dan Indonesia.***

Facebook Comments Box

Editor : Sandy Bawoel

Berita Terkait

Tambang Rakyat Sulawesi Utara Mati Suri, Kerua Bidang Investigasi Nasional KANNI Surati Presiden Prabowo
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Plt. Kajati Sulut Hadiri Rakor Kejaksaan dan Bareskrim Polri Bahas KUHP-KUHAP Baru
OSO Terpilih Secara Aklamasi Ketua Umum Partai Hanura, Benny Rhamdani Si Anak Mongondow Dipercayakan Pimpin Sidang
Kepala BP2MI Pusat Gelar Sosialisasi di Kotamobagu
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:45 WITA

Hampir 200 Tokoh dan Perantau Berkumpul, Agam-Bukittinggi Gagas Wadah Persatuan Berskala Nasional hingga Internasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Tambang Rakyat Sulawesi Utara Mati Suri, Kerua Bidang Investigasi Nasional KANNI Surati Presiden Prabowo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Plt. Kajati Sulut Hadiri Rakor Kejaksaan dan Bareskrim Polri Bahas KUHP-KUHAP Baru

Rabu, 21 Agustus 2024 - 01:53 WITA

OSO Terpilih Secara Aklamasi Ketua Umum Partai Hanura, Benny Rhamdani Si Anak Mongondow Dipercayakan Pimpin Sidang

Rabu, 31 Juli 2024 - 18:19 WITA

Kepala BP2MI Pusat Gelar Sosialisasi di Kotamobagu

Berita Terbaru