Pansus DPRD Kotamobagu Minta DLH Perbaiki Sistem Pengelolaan Sampah di TPA Poyowa Kecil

Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMRTIMES.COM, KOTAMOBAGU- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Poyowa Kecil kembali menjadi sorotan. Dalam sidak hari kedua Tim Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Wali Kota Kotamobagu Tahun 2024, DPRD menemukan kondisi lapangan yang memerlukan penanganan cepat dan menyeluruh.

Ketua Pansus, Royke Kasenda, menuturkan bahwa kapasitas TPA sudah mendekati batas maksimal, dengan volume sampah mencapai 60–70 ton per hari. Jika tidak segera ada penanganan, TPA ini diperkirakan hanya bisa menampung sampah hingga pertengahan tahun depan.

“Kami melihat langsung bahwa kapasitas TPA semakin terbatas, sementara armada pengangkut dan sistem pengelolaannya belum memadai. Ini perlu perhatian serius agar tidak berdampak lebih luas,” kata Royke saat diwawancarai Media InfokiniNews, Sabtu (17/5).

Lebih lanjut, Royke menyoroti tidak optimalnya sistem sanitary landfill yang seharusnya menjadi standar dalam pengelolaan sampah. Saat ini, sebagian besar sampah hanya ditumpuk terbuka (open dumping), yang tidak ramah lingkungan dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan masyarakat.

“Kami akan membawa hasil temuan ini ke rapat paripurna sebagai bagian dari rekomendasi resmi Pansus,” ujarnya.

Senada dengan itu, anggota Pansus Shandry Anugerah Hasanuddin juga memberikan pernyataan tegas. Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa lagi dianggap sebagai isu pinggiran.

“Persoalan sampah adalah persoalan hulu-hilir yang sangat memengaruhi kualitas hidup masyarakat. Ini bukan hanya tentang kebersihan kota, tapi menyangkut kesehatan, lingkungan, dan masa depan generasi mendatang,” tegas Shandry.

Ia juga mendorong agar Pemerintah Kota segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menghadirkan solusi terintegrasi, mulai dari perbaikan armada, peningkatan sistem pengelolaan, hingga edukasi masyarakat tentang pengurangan sampah dari sumbernya.

“Kami di DPRD siap mendukung upaya Pemkot asalkan dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berorientasi jangka panjang,” tambahnya.

Pansus berharap langkah-langkah strategis dapat segera dirumuskan dan diimplementasikan, termasuk kemungkinan perluasan lahan TPA, penerapan teknologi tepat guna, serta partisipasi aktif masyarakat melalui daur ulang dan pengelolaan sampah mandiri.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Respons Arahan Mendagri, Wawali Rendy Mangkat Tegaskan Pemkot Siap Perkuat Pengamanan Nataru
Siap Wujudkan Penegakan Hukum Profesional, Satpol PP Kotamobagu Ikut Sosialisasi KUHP Baru Bersama APH
Komitment Jaga Ketertiban di Kotamobagu, WG – RVM Hadiri Pemusnahan Babuk Miras Ilegal
Dorong Kolaborasi Lima Unsur Penggerak Inovasi, IGA Kotamobagu 2025 Resmi
Pemkot Kotamobagu Matangkan Sistem Informasi Demografi
Wali Kota Weny Gaib dan Kajari Saptono Teken Kerja Sama Penerapan Pidana Kerja Sosial di Kotamobagu
SMPN 1 Kotamobagu Tampilkan Budaya dan Bahasa Inggris, Kadisdik: Ini Pembinaan Karakter Siswa
Pengurus Koperasi Merah Putih di Kotamobagu Ikuti Pelatihan Penguatan SDM
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:01 WITA

Respons Arahan Mendagri, Wawali Rendy Mangkat Tegaskan Pemkot Siap Perkuat Pengamanan Nataru

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:31 WITA

Siap Wujudkan Penegakan Hukum Profesional, Satpol PP Kotamobagu Ikut Sosialisasi KUHP Baru Bersama APH

Senin, 15 Desember 2025 - 17:16 WITA

Komitment Jaga Ketertiban di Kotamobagu, WG – RVM Hadiri Pemusnahan Babuk Miras Ilegal

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:10 WITA

Dorong Kolaborasi Lima Unsur Penggerak Inovasi, IGA Kotamobagu 2025 Resmi

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:58 WITA

Wali Kota Weny Gaib dan Kajari Saptono Teken Kerja Sama Penerapan Pidana Kerja Sosial di Kotamobagu

Berita Terbaru

BOLMONG

Respons Cepat JRBM Bantu Tangani Luapan Sungai di Desa Bakan

Rabu, 24 Des 2025 - 16:30 WITA