Dua Kapus di Kotamobagu Jalani Pemeriksaan Jaksa

Selasa, 29 Oktober 2024 - 19:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMRTIMES.COM, KOTAMOBAGU- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu panggil dua Kepala Pusat kesehatan masyarakat (Puskemas) Kotamobagu pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Dua kepala puskemas yang dipanggil antara lain adalah kepala Puskemas Kelurahan Upai dan Kepala Puskemas Kelurahan Gogagoman.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kotamobagu Chairul Mokoginta SH menyebut pemanggilan dua Kepala Puskemas tersebut berkaitan dengan informasi yang beredar di kalangan masyarakat, tentang pasien rujukan dari Puskesmas.

“Kami melakukan pemanggilan hanya untuk mengklarifikasi informasi yang beredar di masyarakat, soal rujukan pasien Penerima Bantuan Iuran (PBI), Jamkesda yang dibiayai Pemkot tidak sesuai,” ungkap Chairul Mokoginta SH.

Lebih lanjut, Chairul Mokoginta SH menambahkan bahwa pihak akan memanggil 5 Puskemas, dimulai hari ini sampai hari kamis mendatang.

“Ada 5 Puskemas, dimulai hari ini ada 2 orang yang diminta klarifikasi, yaitu dari Gogagoman sama Upai,” lanjutnya.

Adapun 2 Kepala Puskemas tersebut mendapat panggilan pemeriksaan jam 10, dan selama 5 jama kedua diminta keterangan.

“Pemeriksaan 5 atau 4 jam, pemanggilannya jam 10 dipotong makan dan sholat, lamanya pemeriksaan karena diminta keterangan,” pungkasnya.

Sedangkan dua Kepala Puskemas saat ditanya wartawan pasca pemeriksaan enggan memberikan jawaban.

Dalam pantauan kami, Kepala Puskemas Upai memakai pakaian bebas rapi dengan setelan Kameja bermotif bunga dan celana kain putih. Sedangkan kepala Puskemas Gogagoman memakai pakaian dinas lengkap.

Sebelumnya Kasi Pidsus menyebut pihaknya sudah memanggil direktur Rumah Sakit dan Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu untuk dimintai keterangan.

“Sebelumnya kami sudah memanggil dirut rumah sakit dan kepala dinas kesehatan untuk dimintai kesehatan,” ungkapnya.

Terakhir Kasi Pidsus mengungkapkan bahwa akan memanggil sebanyak mungkin pihak yang bisa dimintai keterangan.

“Sebanyak mungkin kami dapatkan untuk dimintai keterangan,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box

Editor : Dori Djola

Berita Terkait

Buntut Dugaan Malpraktik RSIA Kasih Fatimah, Aktivis Berharap Penyelidikan Jangan Terburu-Buru
PT Estadana Ventura Laporkan Debitur Nakal, Kasus Berlanjut ke Kejaksaan
Kejaksaan Negeri Kotamobagu Gelar Pelantikan Pejabat Struktural Baru
Oknum Pelaku Akun WhatsApp Palsu Kasat Pol PP Terungkap, Diminta Segera Menghadap
Semangat Kepahlawanan Menggelora di Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Prima Poluakan Jadi Irup Hari Pahlawan
Waspada! Penipu Catut Nama Kasi Intel Kejari Kotamobagu, Modus Baru Kian Canggih
Cabjari Dumoga Selamatkan Uang Negara Rp193 Juta dari Kasus Dugaan Korupsi APBDes Mogoyungung 1
DPO Kejati Papua Barat Ditangkap di Sulawesi Utara, Operasi Gabungan Kejati dan Kejari Kotamobagu Sukses Amankan Buronan
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 20:45 WITA

Buntut Dugaan Malpraktik RSIA Kasih Fatimah, Aktivis Berharap Penyelidikan Jangan Terburu-Buru

Jumat, 21 November 2025 - 15:09 WITA

PT Estadana Ventura Laporkan Debitur Nakal, Kasus Berlanjut ke Kejaksaan

Selasa, 18 November 2025 - 14:50 WITA

Kejaksaan Negeri Kotamobagu Gelar Pelantikan Pejabat Struktural Baru

Senin, 17 November 2025 - 12:53 WITA

Oknum Pelaku Akun WhatsApp Palsu Kasat Pol PP Terungkap, Diminta Segera Menghadap

Senin, 10 November 2025 - 16:19 WITA

Semangat Kepahlawanan Menggelora di Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Prima Poluakan Jadi Irup Hari Pahlawan

Berita Terbaru

BOLMONG

Respons Cepat JRBM Bantu Tangani Luapan Sungai di Desa Bakan

Rabu, 24 Des 2025 - 16:30 WITA