Tragedi Drag Race Kotamobagu, KANNI: Keselamatan Penonton Harus Jadi Prioritas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMRTIMES.COM, KOTAMOBAGU – Ajang drag race yang semula diharapkan menjadi tontonan olahraga dan hiburan bagi masyarakat justru berujung tragedi. Duka mendalam menyelimuti gelaran drag race di Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026).

Insiden tragis dalam event tersebut menimpa sejumlah penonton. Berdasarkan data sementara yang diperoleh media ini, 17 orang menjadi korban, terdiri dari 6 orang meninggal dunia, 10 orang mengalami luka berat, dan 1 orang mengalami luka ringan.

Peristiwa memilukan itu sontak menjadi perhatian dan meninggalkan duka bagi masyarakat. Salah satu yang menyampaikan keprihatinan mendalam adalah Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Bagian Investigasi KANNI Indonesia Timur, Chandra E. Damopolii.

Chandra menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban serta keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, musibah tersebut merupakan duka bersama, terlebih para korban datang ke lokasi untuk menyaksikan kegiatan olahraga dan hiburan.

“Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi dalam kegiatan drag race di Kotamobagu. Ini adalah tragedi yang sangat menyedihkan dan tentu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga para korban,” ujar Chandra.

Chandra juga mendoakan para korban yang masih menjalani perawatan agar segera mendapatkan penanganan medis terbaik dan diberikan kesembuhan.

“Untuk saudara-saudara kita yang sedang menjalani perawatan, saya berharap mendapatkan penanganan terbaik dan segera diberikan kesembuhan. Kepada keluarga korban yang meninggal dunia, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” katanya.

Chandra menilai tragedi tersebut harus menjadi perhatian serius bagi setiap penyelenggara kegiatan olahraga maupun otomotif yang melibatkan kerumunan masyarakat.

Menurutnya, dukungan terhadap kegiatan olahraga dan otomotif tetap penting, namun aspek keselamatan tidak boleh ditempatkan di belakang kepentingan hiburan.

“Kita tentu mendukung kegiatan olahraga dan otomotif yang positif bagi masyarakat. Tetapi keselamatan penonton, peserta, panitia dan seluruh pihak yang terlibat harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai sebuah kegiatan yang seharusnya menjadi hiburan justru berubah menjadi tragedi,” ungkapnya.

Ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan event tersebut, terutama terkait pengamanan lintasan, jarak aman penonton, kesiapan petugas, hingga sistem mitigasi risiko.

“Peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Ke depan, setiap penyelenggaraan event yang memiliki risiko tinggi harus benar-benar memperhitungkan aspek keselamatan dan memiliki sistem pengamanan yang memadai. Kita tidak ingin kejadian seperti ini kembali terulang,” harap Chandra.

Menurutnya, keselamatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan sebuah kegiatan.

Chandra pun berharap tragedi tersebut dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum untuk berbenah. Olahraga harus memberikan semangat, prestasi dan kebahagiaan bagi masyarakat, bukan meninggalkan duka. Sekali lagi, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban,” pungkas Chandra.***

Facebook Comments Box

Editor : Sandy Bawoel

Berita Terkait

PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, KANNI: Penghinaan Wartawan Tak Bisa Ditoleransi
Mobil Masuk Bengkel, Keluar dalam Kondisi Ringsek: Dugaan Penyalahgunaan Kendaraan Berujung Kecelakaan di Tol Minahasa Utara
Buntut Dugaan Malpraktik RSIA Kasih Fatimah, Aktivis Berharap Penyelidikan Jangan Terburu-Buru
PT Estadana Ventura Laporkan Debitur Nakal, Kasus Berlanjut ke Kejaksaan
Kejaksaan Negeri Kotamobagu Gelar Pelantikan Pejabat Struktural Baru
Oknum Pelaku Akun WhatsApp Palsu Kasat Pol PP Terungkap, Diminta Segera Menghadap
Semangat Kepahlawanan Menggelora di Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Prima Poluakan Jadi Irup Hari Pahlawan
Waspada! Penipu Catut Nama Kasi Intel Kejari Kotamobagu, Modus Baru Kian Canggih
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:04 WITA

Tragedi Drag Race Kotamobagu, KANNI: Keselamatan Penonton Harus Jadi Prioritas

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:06 WITA

PWI Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, KANNI: Penghinaan Wartawan Tak Bisa Ditoleransi

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:52 WITA

Mobil Masuk Bengkel, Keluar dalam Kondisi Ringsek: Dugaan Penyalahgunaan Kendaraan Berujung Kecelakaan di Tol Minahasa Utara

Sabtu, 22 November 2025 - 20:45 WITA

Buntut Dugaan Malpraktik RSIA Kasih Fatimah, Aktivis Berharap Penyelidikan Jangan Terburu-Buru

Jumat, 21 November 2025 - 15:09 WITA

PT Estadana Ventura Laporkan Debitur Nakal, Kasus Berlanjut ke Kejaksaan

Berita Terbaru